Highlight 22! Yeayy

Unforgettable 22

 

Well, I would like to say, I’m afraid because I’m going to turn into 23 in hour. Kalau setahun lalu rasanya excited menyambut umur 22. Sekarang rasanya ada sesuatu yang entah apa namanya menggelayut di pikiran. Oh well, but time wont stop anyway. Jadi mari kita hadapi saja dengan gagah berani di umur baru tersebut haha..

Sebelum itu, mungkin ada baiknya flashback dulu dengan apa-apa saja yang sudah terjadi selama umur 22. Baik atau buruknya, pahit atau manisnya, dirangkum dalam lima hal yang terasa istimewa di umur 22.. So, lets see:

 

#1 Sidang Skripsi + Wisuda

Dua hal ini bisa dikatakan merupakan salah satu two happiest moment in my life. When you know, you finish your battle and you celebrate your happy ending of college life. The moment when everything pay back to you. Satu chapter dalam hidup ditutup dengan manis. Terimakasih Allah SWT buat segala keajaibannya di proses pendidikan hingga bisa meraih gelar sarjana, segala yang terasa sulit dan di luar nalar ternyata bisa dikerjakan dan dilalui. Without His grace, I won’t be able finish whatever I start. Alhamdulilah…

 

#2 Mandiri secara ekonomi

Dikelilingin sama orang yang udah bisa menghidupi diri sendiri membuat si manusia manja satu ini pun terpacu untuk mandiri secara ekonomi, minimal punya penghasilan sendiri jadi kalau mau boros gak usah minta sama orang tua lagi. Walaupun belum punya penghasilan yang wah banget, alhamdulilahnya, semenjak menginjak umur 22 selalu ada cara untuk mendapatkan uang. Setidaknya sebagai perempuan harus bisa mandiri secara ekonomi supaya enggak usah bergantung sama siapapun. Pesan buat gue cuman satu: jangan boros. Hahaha, masalah bangetlah itu penyakit boros 😀 Tapi setidaknya masih punya tabungan hehe.

 

#3 Realtionship

Since 2011 menjalani this realtionship dengan orang yang sama. Walaupun Februari 2013 memutuskan untuk bubar jalan, tapi kami berdua tetap menjalani komunikasi dengan baik, sangat baik. Entah apakah hingga tahun depan kami masih akan menjalin komunikasi atau justru berpisah jalan. Namun, di titik ini, saya cuman ingin bersyukur dan berterimakasih buat keberadaan dia. Setidaknya, kalimat ‘if you love someone, love him as he is’ itu benar-benar dirasakan lah kalau sama dia 😀

#4 Sakit DBD

Sekitar bulan Desember 2012, saya terserang penyakit demam tinggi. Dan si manusia keras kepala satu ini tetap ngotot untuk ikut roadshow bersama TII keliling beberapa kota di Jawa. Tumbanglah dia di kota Semarang dengan vonis DBD dan Tipus. Pengalaman yang sangat amat tidak enak. Terutama bagian disuntik dan diinfus, uuhhhh. But, namanya juga udah sakit terus ngotot. Pelajaran banget karena setiap tubuh punya batasannya sendiri. Semoga ke depannya bisa jaga diri ya, Tam!!! Sakit dua minggu, recoverynya satu bulan. Ckckck..

 

#5 Hobby

Karena pengalaman sakit yang enggak enakin itu, akhirnya memilih untuk hidup lebih sehat. Mengingat jam kerja yang super tinggi saat ini, jadi setidaknya harus menyempatkan waktu berolahraga agar badannya tetap terjaga staminanya. And I found a reason to running again. Running is a theraphy for me to forget the mess of my life for a while. Also, it really fun to achieve more mile every second you run J Di umur 22 ini, sangat senang bisa berlari kembali.

 

So that’s it my highlight for 22.

Semoga di umur 23 bisa menjadi lebih baik lagi. Bisa membanggakan orang tua, always be happy person, be kind, enggak boros, rajin beribadah, dont let yourself upset because nonsense, find a new love, dan tentunya tidak pernah berhenti belajar.. 

Amien.

 

Have a nice sleep everyone.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s