Brand New Day

Menulis itu pernah menjadi hobi saya. Bukan sekedar hobi. Bagi saya menulis adalah terapi gratis untuk mengeluarkan kepenatan pikiran dengan kata-kata. Membaginya dalam sebuah media itu cara gue sendiri supaya emosi yang saya alami dapat disalurkan.

Saya kembali menulis. Bukan di blog saya yang terlebih dahulu, tetapi di blog yang baru ini. Alasannya? Saya pernah berhenti menulis karena pernah ada seseorang yang tidak suka saya menulis, terutama tentang kita. Bukannya mau menuruti kemauan orang tersebut, tetapi kemampuan menulis saya menghilang. Saya kehilangan kata-kata karena sesuatu yang saya sukai ternyata justru dibenci oleh dia. Namun sekarang keadaan berbeda. Saya sudah bebas dan saya kembali menulis.

Awal November ini menjadi sebuah titik balik saya. Oktober berakhir dengan pahit dan manis. Pahit karena orang yang saya percaya dan saya sayangi ternyata memilih untuk pergi di saat saya paling membutuhkan dia. Manis karena saya berhasil menyelesaikan sidang skripsi S1 saya. Manis yang lain adalah, di saat saya memiliki alasan untuk menangis dan tenggelam dalam sedih tetapi Tuhan memberikan alasan lain untuk merasa bahagia, tersenyum, dicintai dan merasa berharga.
Satu orang memang hilang.
Tapi puluhan lainnya berusaha menggantikan dan memberikan perhatiannya kepada saya.
Kedua orang tua saya yang selalu ada, mensupport dan mendoakan agar saya selalu menjadi yang terbaik.
Nenek saya yang selalu percaya bahwa saya cucu-nya yang bisa membanggakan dia.
Adik saya yang paling saya sayangi.
Sahabat-sahabat saya yang tidak bisa saya tulis satu persatu disini.
Teman-teman, senior dan junior di jurusan saya.
Saudara-saudara jauh, dosen-dosen hingga teman-temannya si ibu.
And soooo many people out there that support me at the big day.

Maka di awal November ini, dengan postingan pertama di blog baru ini, merupakan chapter baru dalam kehidupan saya. I dont wanna play victim. I just want to live my life happily and gratefully.
Terimakasih kepada Yang Maha Kuat karena telah membantu saya melewati rasa sakit ini.
Terimakasih kepada orang-orang terdekat saya yang selalu menguatkan.
🙂
Its the beginning of my new chapter of life. Just like that quote say; if one door closed, another will open.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s